Saham VS Forex

Forex Cirebon, Broker Forex Cirebon, Investasi Emas Cirebon, Investasi Cirebon, Trading Forex Cirebon, Trading Emas Cirebon, Monex Cirebon

Kemiripan dan Perbedaan antara Saham dan Forex.

Ukuran lot.
Baik saham dan forex sama-sama menggunakan satuan lot untuk menentukan jumlah transaksi. Bedanya, 1 lot saham sama dengan 100 lembar saham suatu perusahaan. Sedangkan dalam forex, 1 standard lot mewakili 100000 ukuran kontrak, dan 1 mini lot (0,1 standard lot) mewakili 10000 ukuran kontrak.

Kepemilikan saham vs ukuran kontrak.
Anggap anda punya dana Rp. 10000000. Kemudian, anda ambil 3 juta untuk membeli 1 lot saham sebuah perusahaan. Berarti, saat ini anda punya total dana tunai 7 juta, dan 1 lot saham perusahaan tersebut. Sisa dana 7 juta ini tidak akan terpengaruh pergerakan harga saham. Sementara, nilai saham anda bisa naik atau turun, tergantung kondisi pasar.

Jika perusahaan yang saham nya anda beli memiliki fundamental yang baik (biasanya saham-saham blue chip), kemungkinan nilai saham tersebut akan terus naik, sehingga anda bisa mendiamkan 1 lot saham tadi untuk investasi jangka panjang. Anda bisa meraih profit dengan menjual saham anda tersebut dengan harga yang lebih tinggi dari harga beli pada tahun-tahun mendatang.

Cara kerja forex cukup berbeda. Jika anda punya dana Rp. 10000000 (kurang lebih $715), lalu anda ambil 3 juta (kurang lebih $215) untuk melakukan transaksi Buy atau Sell EUR/USD, maka total dana tunai yang anda miliki sekarang bukan $500 yang menganggur. Total dana yang anda miliki tetap $715, dan akan terus bergerak naik atau turun sesuai pergerakan harga real time EUR/USD. Apabila posisi saat ini anda rugi $100, berarti total dana anda sekarang $615. Sebaliknya, bila posisi anda saat ini sedang profit $100, berarti total dana anda ada $815. Total dana yang terus berubah ini disebut dengan ekuiti.

Baik saham dan forex sama-sama memiliki volatilitas yang tinggi. Namun ingat, ada leverage 1:100 dalam forex, sehingga kenaikan atau penurunan harga 2% saja bisa berarti kenaikan atau penurunan 200%. Karena itulah, forex lebih cocok digunakan untuk trading, bukan investasi jangka panjang, terutama jika modal yang anda gunakan cenderung kecil.

Faktor penggerak harga.
Karena saham adalah bagian dari perusahaan, maka harga saham selalu dipengaruhi kondisi perusahaan tersebut. Saat perusahaan melakukan terobosan yang dinilai akan meningkatkan performanya, biasanya harga saham akan meningkat. Sebaliknya, jika perusahaan mengalami masalah, biasanya harga akan turun.

Sedangkan dalam trading forex, anda bertransaksi dengan pasangan mata uang. Maka, pergerakan harga dipengaruhi oleh kondisi negara pengguna mata uang tersebut, mulai dari kondisi ekonomi, kondisi politik, kebijakan bank sentral, kebijakan pemerintah, perang, wabah atau pandemi seperti virus corona, dan lain-lain.

Potensi profit dan resiko rugi.
Anda dapat meraih potensi profit dari saham dengan beli saat harga rendah dan jual saat harga tinggi. Konsep ini bisa anda gunakan baik dalam trading maupun investasi saham. Yang penting, anda perlu memilih saham dengan fundamental yang baik untuk investasi, dan memilih saham yang volatil untuk trading.

Kekurangannya adalah, jika anda terlanjur membeli saham, kemudian harganya tiba-tiba jatuh, maka dana anda akan 'nyangkut', kecuali jika anda bersedia jual rugi. Jual rugi ini dikenal juga dengan istilah cut loss, yaitu kondisi di mana anda menjual saham anda dengan harga yang lebih rendah daripada harga beli.

Berbeda dengan saham, trading forex punya peluang trading dua arah. Anda tak perlu menunggu harga rendah untuk mulai trading forex. Saat harga rendah, anda bisa membuka posisi Buy atau beli, lalu tutup posisi tersebut saat harga sudah tinggi.

Sebaliknya, anda bisa membuka posisi Sell atau jual saat harga pasangan mata uang sedang tinggi, lalu tutup posisi tersebut saat harga sudah rendah. Jadi, anda bisa meraih potensi profit dalam kondisi pasar apa pun. Namun ingat, potensi profit selalu diikuti dengan resiko rugi, jadi pastikan manajemen resiko anda sudah matang sebelum mulai trading forex.

Kemiripan saham dan forex.
Meski sepertinya beda jauh, tapi saham dan forex juga punya cukup banyak kemiripan. Umumnya, trader, atau investor saham dan forex menggunakan grafik candlestick untuk melakukan analisis teknikal. Keduanya juga sama-sama butuh analisis fundamental untuk mengetahui berita-berita yang mempengaruhi pergerakan harga.

Jika anda sudah familiar dengan trading atau investasi saham, anda pasti sudah tidak asing dengan indikator teknikal. Indikator-indikator yang digunakan dalam saham, dan forex sebagian besar sama, seperti Moving Average, Parabolic SAR, dan lain-lain. Jadi, anda sudah punya bekal yang lumayan untuk mulai trading forex. Selain itu, saham, dan forex juga sama-sama punya fitur yang membantu anda mengelola resiko dan melindungi profit, yaitu Stop Loss dan Take Profit.

Forex, Emas, Investasi, Broker, Cirebon - Monex Cirebon