Karakteristik Pasangan Mata Uang EUR vs USD

Forex Cirebon, Broker Forex Cirebon, Investasi Emas Cirebon, Investasi Cirebon, Trading Forex Cirebon, Trading Emas Cirebon, Monex Cirebon

Sebelum mulai trading, trader pemula sangat disarankan untuk mengenali terlebih dahulu currency pair atau pasangan mata uang yang akan ditransaksikan.

Karena banyaknya trader pemula yang melirik pasangan euro/dolar Amerika, maka kali ini akan dibahas empat hal mengenai currency pair EUR/USD agar anda dapat membuat analisis trading dengan lebih baik.

1. Base dan quote currency.
Pada pasangan EUR/USD, EUR disebut dengan base currency dan USD disebut quote currency. Artinya, pasangan ini menunjukkan berapa USD yang diperlukan untuk membeli 1 EUR. Jika anda melihat harga EUR/USD di chart adalah 1.18768, berarti diperlukan 1.18768 USD untuk membeli 1 EUR. Atau dengan kata lain, 1 EUR sama dengan 1.18768 USD.

Jika harga EUR menguat terhadap USD, atau USD melemah terhadap EUR, maka harga pasangan EUR/USD pada chart akan naik. Sementara saat harga EUR melemah terhadap USD, atau USD menguat terhadap EUR, maka harga pasangan ini akan turun.

2. Volume transaksi.
Amerika Serikat dan Eropa merupakan dua roda perekonomian terbesar di dunia, sehingga kedua mata uangnya pun memiliki volume transaksi yang paling tinggi. USD memimpin di 87.6% dan disusul EUR di 31.4%.

Transaksi yang tinggi ini menghasilkan likuiditas dan volatilitas yang tinggi pula, sehingga pasangan mata uang EUR/USD selalu menarik perhatian trader forex dan pelaku pasar lainnya, karena membuka peluang profit yang tinggi. Spread yang ditawarkan pun cenderung kecil.

3. Faktor penggerak harga.
Pergerakan harga pasangan EUR/USD sangat volatil dan dipengaruhi oleh berbagai faktor fundamental. Salah satunya adalah kebijakan yang dikeluarkan oleh European Central Bank (ECB) di Eropa dan The Fed di Amerika Serikat. Berita-berita dari ECB dan The Fed sangat penting untuk diikuti karena berpengaruh besar terhadap pergerakan harga EUR/USD.

Selain itu, ada juga faktor-faktor lain yang mempengaruhi pergerakan harga EUR/USD, seperti suku bunga, tingkat pengangguran, Non-Farm Payroll (NFP), atau data pertumbuhan tenaga kerja Amerika di semua sektor, neraca perdagangan, penjualan ritel, gross domestik product (GDP) atau nilai pasar barang dan jasa yang dihasilkan negara, dan lain sebagainya.

Perlu diingat bahwa EUR merupakan mata uang banyak negara Uni Eropa. Sehingga, anda juga perlu update berita negara-negara utama penggerak perekonomian Eropa, seperti Jerman dan Prancis.

4. Range harian dan waktu trading.
Rata-rata range harga harian, atau selisih antara harga tertinggi dan terendah EUR/USD dalam suatu hari ada di kisaran 75 - 150 pips.

Sementara waktu trading paling ramai pasangan ini adalah di saat overlap sesi Eropa dan sesi Amerika, yaitu pukul 20:00 - 23.00 WIB di bulan November - Februari (musim gugur - musim dingin di Amerika dan Eropa) dan pukul 19:00 - 22:00 WIB di bulan Maret - Oktober (musim semi - musim panas di Amerika dan Eropa).

Jika anda tertarik untuk trading EUR/USD, ada baiknya anda mengatur take profit di kisaran perdagangan harian tersebut. Akan sulit mendapat profit jika anda memasang batas di atas kisaran tersebut, kecuali kalau terjadi peristiwa di luar dugaan yang berimbas besar pada perekonomian.

Peluang profit dari transaksi EUR/USD juga akan terbuka lebih lebar jika anda bertransaksi saat sesi Eropa dan Amerika saling bertumpukan atau overlap, karena volatilitasnya akan cenderung lebih tinggi. Namun ingat, peluang profit tinggi juga berarti risiko loss yang tinggi pula.

Forex, Emas, Investasi, Broker, Cirebon - Monex Cirebon